July 2016 Wrap-up

Setelah lumayan lama tidak menulis wrap-up buku-buku yang dibaca selama sebulan (karena toh saya kan tidak menulis resensi semua buku yang saya baca. Terakhir menulis wrap-up di November 2014), sekarang saya ingin menggalakkan kembali tulisan dengan kategori wrap-up ini. Jadi, buku-buku yang saya baca di bulan Juli 2016 kemarin adalah:

 

 

love reading

gambar dari sini

 

1. Beyond Past Lives – Mira Kelley (selesai dibaca tanggal 2 Juli 2016)

Awalnya saya tertarik dengan kehidupan masa lampau (past life). Karena saya ingin belajar sesuatu hal yang baru maka saya coba membaca buku dengan topik ini. Setelah dibaca saya jadi tidak berminat untuk terus menggali mengenai past life. Mungkin karena memang tema past life tidak cocok dengan minat saya atau karena saya salah buku. Isi buku ini cocoklogi. Kelley terkesan memaksakan sains dengan past life agar terlihat masuk akal dan dapat diterima logika. Tapi, tidak menutup kemungkinan di masa yang akan datang saya akan kembali belajar mengenai past life asalkan dengan guru dan buku yang tepat.

Rating: 2/5

2. Le Petit Prince – Antoine de Saint-Exupéry (selesai dibaca tanggal 3 Juli 2016)

Buku ini mendapat rating tinggi di Goodreads, yakni 4.26 dari 5. Melihat rating yang tinggi dan termakan ulasan dari teman, saya pun akhirnya membeli buku ini. Harganya lumayan mahal menurut saya. Rp 44ribu untuk buku dengan tebal 120 halaman. Tidak tebal ding, tapi tipis. Lalu, bagaimana kesan setelah membacanya? Kecewa. Saya tidak dapat menikmati ceritanya. Meski banyak yang bilang buku ini punya makna mendalam, tapi saya tidak bisa menemukan maknanya.

Rating: 2/5

3. Dilan – Pidi Baiq (selesai dibaca tanggal 4 Juli 2016)

Novel ini bercerita masa-masa pendekatan Dilan ke Milea. Lucu dan terasa menyegarkan. Ulasan lengkapnya sudah saya tulis di sini.

Rating: 4/5

4. Dilan Bagian Kedua – Pidi Baiq (selesai dibaca tanggal 4 Juli 2016)

Di sini Pidi Baiq menuliskan cerita masa pacaran Dilan dengan Milea. Masih tetap lucu, tapi terasa lebih serius. Untuk ulasan lebih lengkapnya bisa teman-teman baca di sini.

Rating: 4/5

5. Dunia Anna – Jostein Gaarder (selesai dibaca tanggal 5 Juli 2016)

Dunia Anna bercerita tentang Nova di tahun 2082 mendapat surat dari nenek buyutnya, Anna. Nova terkejut mengetahui nenek buyutnya bisa tahu keresahan Anna, seperti Bumi yang sudah tidak baik lagi untuk ditempati, spesies hewan punah, dan sebagainya. Gaarder ingin menyampaikan pesan kepada kita bahwa ancaman pemanasan global itu nyata. Kita harus lebih peduli dengan keadaan Bumi kita. Ceritanya ringan, begitu ringan sehingga kurang terasa greget.

Rating: 2/5

6. Putri Sirkus dan Lelaki Penjual Dongeng – Jostein Gaarder (selesai dibaca tanggal 13 Juli 2016)

Resensi novel ini sudah saya tulis di sini. Silakan bagi teman-teman untuk membacanya jika berminat.

Rating: 3/5

7. Brave New World – Aldous Huxley (selesai dibaca tanggal 15 Juli 2016)

Membaca novel ini penuh perjuangan karena terjemahannya yang, aduhai, jelek sekali. Padahal ceritanya bagus. Semacam cerita 1984-nya George Orwell.

Rating: 2/5

8. Arranged Marriage – Chitra Banerjee Divakaruni (selesai dibaca tanggal 19 Juli 2016)

Berisi sebelas cerita pendek dari Divakaruni. Kebanyakan bercerita tentang wanita India dan perjodohan. Ulasan lebih lengkap ada di sini.

9. Just After Sunset – Stephen King (selesai dibaca tanggal 28 Juli 2016)

Just After Sunset adalah kumpulan cerpen dan ini merupakan buku pertama dari Stephen King yang saya baca. Meski namanya cerita pendek, tapi ada beberapa judul yang terlalu panjang untuk sebuah cerita pendek. Secara keseluruhan saya suka dengan cerita-ceritanya. Ceritanya tidak mudah ditebak. Ada yang menegangkan, menyeramkan, ada pula yang mengharukan.

Rating: 4/5

Demikianlah sembilan buku yang saya baca selama satu bulan kemarin. Mudah-mudahan di bulan Agustus ini saya bisa baca lebih banyak buku. Minimal sama lah jumlahnya dengan bulan Juli kemarin.

Iklan

6 thoughts on “July 2016 Wrap-up

  1. serius itu yang nomor 2 lewat gitu ajah?
    ih, aku suka banget itu le petit prince… hahahahaha.
    udah coba nonton kartunnya? 😉

  2. Kak, aku juga lagi baca Brave New World, tapi terjemahannya bikin pusing, malah lebih mudah memahami teks aslinya :(.
    Jadi kepingin bikin postingan yang kayak gini juga deh :).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s