#48 – Wisanggeni: Sang Buronan

wisanggeniJudul: Wisanggeni: Sang Buronan
Penulis: Seno Gumira Ajidarma
Penerbit: Laksana (cetakan I, 2016)
Halaman: 108
ISBN-13: 978-602-391-199-8
Harga: Gratis. Hadiah ulang tahun dari Mas Joe.
Rating: 5/5

Seorang laki-laki berpakaian compang-camping, tampak seperti pengemis, dan berbau badan kurang sedap tampak memasuki sebuah kedai. Dia memesan daging bakar dan sebotol arak. Keluar dari kedai dia dibuntuti seorang pria berpakaian sutra keemasan. Pria yang seperti pengemis ini adalah Wisanggeni, sementara pria berpakaian indah tersebut adalah Utusan Dewa. Utusan Dewa mendapat tugas untuk membunuh Wisanggeni.

Continue reading “#48 – Wisanggeni: Sang Buronan”

Iklan

[Interview] Ayu: Just Read, Guys.

Hai, teman-teman semua! Akhirnya saya mewawancarai orang lagi. Terakhir yang saya interview kan Lulu ya tanggal 31 Juli 2016 yang lalu. Buset! Lama banget ya? Padahal saya punya niat sebulan sekali di blog ini tayang hasil wawancara saya dengan orang-orang yang punya hobi baca.

Untuk kali ini saya mewawancarai adik tingkat saya di kampus dulu. Namanya Ayu Puspita Sari. Panggilannya Ayu. Nama penanya Yuu Sasih. Beliau yang menulis Kahve dan Trilogi Keris Tiga Naga. Pengakuan: saya sudah baca Kahve, tapi belum baca bukunya yang trilogi. Maaf ya, Dek Ayu.

Intermezzo sedikit. Sejak kuliah Ayu tertarik dengan topik gender dan seksualitas. Tak heran buku-bukunya pasti ada isu tersebut. Katanya sih karena masih banyak banget stereotip yang salah di masyarakat mengenai gender dan seksualitas dan Ayu merasa ingin mendalami lebih jauh lagi topik tersebut.

Baiklah. Kita langsung saja ya. Berikut wawancara saya dengan Ayu. Selamat menikmati!

Continue reading “[Interview] Ayu: Just Read, Guys.”

January 2017 Wrap-up

Sudah lama saya tidak menulis dengan kategori wrap-up. Tahun sudah berganti, mari kita galakkan kembali. Mumpung masih semangat baru.

Baiklah. Mari kita langsung saja mencatat buku-buku apa saja yang sudah saya baca di bulan Januari 2017 kemarin:

1. Titik Nadir Demokrasi – Emha Ainun Nadjib

Finished reading: 7 Januari 2017

Ebook ini saya beli di Play Store dengan harga Rp 33.600,- (sudah termasuk PPN 10% dan service charge 2%). Isinya merupakan tulisan-tulisan pendek beliau dengan beragam tema.

Rating: 3/5

Continue reading “January 2017 Wrap-up”

#47 – Bajak Laut & Purnama Terakhir

bajak-laut-purnama-terakhirJudul: Bajak Laut & Purnama Terakhir
Penulis: Adhitya Mulya
Penerbit: GagasMedia (Cetakan I, 2016)
Halaman: viii + 332
ISBN-13: 978-979-780-875-4
Harga: Gratis. Hadiah ulang tahun dari Om Warm.
Rating: 5/5

Wilhelmina, kapal tercepat armada V.O.C, sedang bersandar di Bandar Cirebon bersama tiga belas kapal V.O.C lain. Mereka baru saja berhasil membuat Sultan Hasanuddin menyerah. Kapten Speelman adalah orang yang berada di balik keberhasilan kemenangan V.O.C menumpas Kesultanan Gowa. Dia juga merupakan kapten dari Wilhelmina.

Speelman sedang asyik melihat koleksi barang antik di sebuah toko. Pemiliknya seorang pria Cina tua bernama Hong Peng Cun. Matanya lalu tertuju pada sebuah buku jurnal. Dia membuka-buka buku tersebut dan langsung terpaku pada sebuah gambar. Dia pernah melihat gambar tersebut sebelumnya di Keraton Mataram. Tanpa berpikir panjang, Speelman langsung menebus buku jurnal tua tersebut seharga dua ratus real.

Continue reading “#47 – Bajak Laut & Purnama Terakhir”

#46 – Dari Buku ke Buku

dari-buku-ke-bukuJudul: Dari Buku ke Buku Sambung Menyambung Menjadi Satu
Penulis: P. Swantoro
Penerbit: Kepustakaan Populer Gramedia (cetakan III, April 2016)
Halaman: xxix + 472
ISBN-13: 978-602-620-823-1
Harga: Rp 94.050,- (setelah diskon 10%)
Rating: 5/5

Mari kita jalan-jalan ke masa lampau, tepatnya saat Nusantara belum menjadi Indonesia. Pada abad XIX kerajaan-kerajaan masih berdiri dan mulai memasuki kehancurannya. Saat itu banyak pemberontakan ditambah VOC semakin pintar mengadu domba. Klop lah sudah.

Continue reading “#46 – Dari Buku ke Buku”