#56 – Of Mice and Men

Judul: Of Mice and Men
Penulis: John Steinbeck
Penerjemah: Shita Athiya
Penerbit: Liris (Cetakan I, 2013)
Halaman: vii + 187
ISBN-13: 978-602-1526-14-9
Harga: Gratis. Dari toko buku online alikascorner.
Rating: 5/5 – It was amazing!

Kisah ini bercerita tentang dua orang sahabat yang bertolak belakang baik dari segi fisik dan kepribadian, yaitu George dan Lennie. George bertubuh kecil dan bergerak sigap, bermuka gelap, dengan mata gelisah dan menatap tajam, berperawakan kuat. Sementara Lennie berbadan besar, bentuk wajah tak jelas, dengan mata yang besar dan pucat, serta pundak lebar dan melengkung.

Dalam persahabatan mereka George bertindak sebagai kakak yang melindungi Lennie. Meski terlihat seolah-olah George cuek dan suka mengomel-ngomel, tetapi sesungguhnya dia sangat menjaga Lennie. Lennie memiliki mental disability yang membuatnya seperti anak kecil dan mengalami kesulitan untuk belajar. Dia hanya bisa memahami kata-kata yang sederhana dan itupun harus diulang-ulang terus agar dia bisa ingat. Karena itulah George peduli dan menyayangi Lennie seperti saudaranya sendiri. Ada rasa tanggung jawab di dalam hubungan persahabatan mereka. Terlepas dari kekurangannya, Lennie memiliki tenaga yang luar biasa kuat. Lennie juga baik dan polos. Dia akan melakukan apapun yang George perintahkan padanya.

Ketika cerita ini dimulai George dan Lennie sedang melintasi pepohonan dan sungai. Mereka baru saja berhasil melarikan diri dari kota sebelumnya karena Lennie dituduh memperkosa seorang wanita, padahal Lennie hanya terpesona pada rok yang dipakai wanita tersebut dan dia ingin menyentuh roknya. Rencana mereka selanjutnya akan mencari pekerjaan di sebuah peternakan di kota berikutnya yang akan mereka datangi.

George sudah mewanti-wanti dari awal agar Lennie tidak usah banyak bicara. Serahkan urusan pembicaraan pada George. Lennie cukup diam dan mengangguk saja. Tujuannya agar mereka tidak lagi terlibat dalam masalah. Sayangnya, kelengahan George dalam menjaga Lennie berbuah pada kemalangan yang menimpa Lennie.

Of Mice and Men ditulis John Steinbeck di tahun 1937. Buku yang saya baca ini adalah terjemahannya, Tikus dan Manusia. Berlatar belakang di masa depresi di Amerika Serikat Steinbeck mendeskripsikan masa-masa susah di saat itu. Steinbeck menceritakan angan-angan para tokohnya — George dan Lennie — yang ingin memiliki tanah dan peternakan sendiri. Bersama-sama mereka akan mengurus tanah tersebut sehingga mereka tidak perlu lagi menjadi pekerja kasar dan menjadi budak orang lain.

Masih dalam angan-angan, George akan mengizinkan Lennie untuk memelihara kelinci-kelinci. Lennie memang memiliki kegemaran mengelus hewan-hewan berbulu. Angan-angan George dan Lennie tersebut ditertawakan rekan-rekan pekerja mereka. Di masa susah seperti itu mempunyai angan-angan dianggap sebagai sebuah lelucon.

Dalam Of Mice and Men juga Steinbeck menceritakan kepada kita di masa itu bagaimana seksisme, rasisme, dan prasangka pada mereka yang mempunyai mental disability terjadi pada saat itu. Sebuah penggambaran yang terasa nyata dan masih relevan hingga saat ini.

Persahabatan antara George dan Lennie dideskripsikan oleh Steinbeck dengan sangat menggugah perasaan. Saya dibuat terharu oleh George yang siap sedia menjaga Lennie dengan tulus dan Lennie yang sangat menyayangi George. Kasih sayang George kepada Lennie membuatnya harus mengambil keputusan yang menyakitkan.

Saya terdiam ketika mengetahui apa yang George lakukan pada Lennie. Saya mencoba merenungi alasannya. Emosi saya terkuras. Tidak mudah diterima memang, tapi memang harus dilakukan pada saat itu. Pilihannya tidak mudah antara membiarkan Lennie menjadi bulan-bulanan atau menyelamatkan Lennie dengan cara mengorbankannya. Sampai di sini mungkin kita akan terbelah untuk membenci George atau belajar untuk memahami tindakannya.

Dalam buku setipis ini — hanya vii + 187 halaman — Of Mice and Men mampu memberikan kepada kita sebuah renungan yang dalam. Ceritanya singkat dan sederhana, tetapi tidak dengan makna yang dikandungnya. Sebuah cerita klasik yang masih sesuai dengan keadaan saat ini. Sangat pantas untuk diberi penghargaan dengan rating tertinggi.

Iklan

5 thoughts on “#56 – Of Mice and Men

  1. Samaa.. aku patah hati pas tahu george memilih untuk menyelamatkan lennie dengan cara itu. Aku suka mereka berdua, apa ya, dengan segala keterbatasan dan kesulitan yang mereka hadapi, george dan lennie tetap berjuang bersama-sama. Apalagi kalau lennie minta george mengulang-ulangi impian mereka, punya lahan sendiri untuk diberdayakan.. :”

    1. Ah, iya! Bagian itu sangat mengharukan. Lennie dengan tingkahnya yang selalu minta George untuk mengulangi ceritanya dan George dengan sabar meladeni Lennie. 😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s