#92 – Think Like a Freak

Judul: Think Like a Freak: Berpikir Tidak Biasa untuk Hasil yang Luar Biasa
Penulis: Steven D. Levitt dan Stephen J. Dubner
Penerjemah:
Penerbit: Noura Books
Halaman: 268
ISBN-13: 9786023850075
Rating: 2 dari 5 ⭐ – it was okay

Apa yang dimaksud dengan think like a freak — berpikir seperti orang aneh? Maksudnya, berpikir tidak seperti orang kebanyakan. Berani untuk berpikir di luar kotak — think outside the box. Dan sesungguhnya berpikir seperti orang aneh itu cukup mudah dan bisa dilakukan oleh siapa saja. Namun, sayangnya hanya sedikit yang melakukannya. Mengapa demikian?

Karena kita membiarkan prasangka kita — entah itu pandangan politik, nilai-nilai, atau yang lainnya — memengaruhi cara berpikir kita. Kita sulit melepaskan diri dari hal-hal tersebut untuk berpikir bebas.

Semakin banyak penelitian yang menunjukkan bahwa orang-orang paling cerdas sekalipun cenderung mencari bukti yang mengonfirmasi apa yang sudah mereka pikirkan, alih-alih informasi baru yang akan memberi mereka pandangan yang lebih kukuh terhadap realitas.

Mengikuti kelompok pun turut memengaruhi cara berpikir kita. Lebih mudah buat kita untuk menyesuaikan dengan apa yang dipikirkan oleh keluarga dan teman-teman kita. Mengikuti kelompok berarti lambat buat kita untuk mengubah pikiran kita dan kita senang mewakilkan pemikiran kita lewat pemikiran kelompok.

Katanya paling susah untuk bilang “aku cinta kamu”, tetapi menurut penulis justru paling susah untuk bilang “aku tidak tahu”. Kebanyakan orang mengalami kesulitan untuk mengakui bahwa dia tidak tahu sehingga dia berpura-pura untuk tahu. Kebanyakan orang juga payah untuk menilai bakat mereka sendiri. Jika kita bagus dalam satu hal, bukan berarti kita bagus di semua hal. Efek dari berpura-pura tahu ini dapat begitu merusak.

Dari judulnya Think Like a Freak ini terdengar bombastis. Berpikir seperti orang aneh, tetapi setelah dibaca ya cara-cara yang dipaparkan tidak seheboh judulnya. Kalau boleh saya simpulkan, intinya ya berpikir outside the box. Belajar untuk melihat dari banyak sisi dan jangan pernah menganggap enteng pikiran tersebut seremeh apapun kita merasanya. Bagaimana caranya melatih diri agar terbiasa berpikir tidak seperti kebanyakan orang. Cara berpikir yang dapat membuat Kobayashi berpikir menemukan cara untuk makan lima puluh hotdog dalam 12 menit. Atau, Barry Marshall dan Robin Warren menemukan fakta penyebab tukak lambung adalah bakteri H. pylori sehingga pengobatannya cukup dengan antibiotik murah. Dan saya baru tahu Think Like a Freak ini adalah seri Freakonomics yang terkenal itu.

Jadi, yah, saya sepakat dengan salah satu review di Goodreads yang bilang kalau buku ini tidak terlalu freaky. Karena sudah banyak yang membahasnya dan biasa saja.

Meski begitu, saya tetap mendapat beberapa informasi baru. Salah satunya perihal Barry Marshall dan Robin Warren yang sudah saya singgung sedikit di atas. Keduanya mendapatkan hadiah Nobel di bidang Physiology or Medicine di tahun 2005. So, 2 ⭐ untuk Think Like a Freak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s