#62 – The Prague Cemetery

Judul: The Prague Cemetery
Penulis: Umberto Eco
Penerjemah: Richard Dixon
Penerbit: Vintage (2012)
Halaman: x + 566
ISBN-13: 978-00-99555-988
Harga: SGD 13.95 (beli buku ini di bulan November 2012)
Rating: 5 dari 5 ⭐ – it was amazing

Simone Simonini — tokoh utama dan anti hero di novel ini — terbangun di pagi hari tanggal 24 Maret 1897 tanpa bisa mengingat dirinya. Dia berusaha mengingat dirinya dengan menulis jurnal harian.

Lanjutkan membaca “#62 – The Prague Cemetery”

Buku Terbaik di Tahun 2017

Seperti yang sudah saya janjikan di sini, tulisan kali ini saya akan berbagi buku apa saja yang meninggalkan kesan yang sangat mendalam buat saya di tahun kemarin, dengan kata lain buku terbaik di tahun 2017. Tentu saja ini sangat subjektif karena kan berdasarkan selera saya.

Sebenarnya saya sudah membahas singkat di akun Twitter saya, tetapi tidak ada salahnya saya bahas lagi di blog ya. Mumpung saya sedang rajin update blog. Kan lumayan buat bahan update. Hehe.

Lanjutkan membaca “Buku Terbaik di Tahun 2017”

#61 – The Puppeteer

Judul: The Puppeteer: Kisah Filosofis tentang Makna Keluarga
Penulis: Jostein Gaarder
Penerjemah: Irwan Syahrir
Penerbit: Mizan (Cetakan I, September 2017)
Halaman: 352
ISBN-13: 978-602-441-024-7
Harga: Rp 65.000,-
Rating: 4 dari 5 ⭐ – really liked it

Jakop Jacobsen adalah pria yang gemar datang ke pemakaman orang-orang asing. Untuk itu dia harus mengarang berbagai cerita bagaimana dia dan almarhum bisa saling kenal. Cerita yang dibuatnya sungguh meyakinkan dan siapapun yang mendengarnya tidak akan bertanya-tanya lagi. Sampai akhirnya dia terkena batunya dan dia tidak bisa lagi berbohong. Agnes yang berada di pemakaman yang sama memergoki Jakop telah berbohong. Namun, dengan kebaikan hatinya Agnes melindungi Jakop dari rasa malunya.

Terkesan dengan sikap Agnes, Jakop pun menceritakan kepada Agnes seluruh kisahnya, berbagai pemakaman yang sudah dia hadiri, berbagai cerita kebohongan yang dia buat, dan kisah hidupnya yang menyedihkan. Buku ini berisi surat-surat yang dia tulis untuk Agnes.

Lanjutkan membaca “#61 – The Puppeteer”

#60 – Frankenstein

Judul: Frankenstein
Penulis: Mary Shelley
Penerbit: Wordsworth Editions
Halaman: xxv + 175
ISBN-13: 978-1-85326-023-0
Harga: Rp 27.000,- (beli di tahun 2010)
Rating: 5 dari 5 ⭐ – it was amazing

Frankenstein dibuka dengan surat dari Robert Walton — seorang penjelajah — untuk adik perempuannya, Margaret Saville. Dalam surat-surat itu Walton menceritakan peristiwa sehari-hari dalam pelayarannya menuju Kutub Utara. Dia menulis pelayarannya tidak akan mudah. Banyak rintangan sudah pasti akan menghadang. Dia bahkan tidak tahu apakah dia akan bisa kembali ke Inggris atau tidak.

Di salah satu suratnya dia menceritakan pertemuannya dengan Victor Frankenstein. Kondisinya yang lemah membuat Walton iba dan menaruh perhatian lebih.

Lanjutkan membaca “#60 – Frankenstein”

#59 – The Magic of Reality

Title: The Magic of Reality
Author: Richard Dawkins
Publisher: Black Swan (published 2012)
Pages: 267
ISBN-13: 978-0-552-77890-9
Price: IDR 90.000,-
Rating: 5 out of 5 ⭐  – it was amazing!

You must have raised your eyebrows when you find out that a man named Richard Dawkins writes about magic. Please, you don’t need to be confused. Dawkins doesn’t believe in magic. In fact, he doesn’t believe in God. What he meant by magic here in his book title was poetic magic.

Lanjutkan membaca “#59 – The Magic of Reality”

#58 – Di Tanah Lada

Judul: Di Tanah Lada
Penulis: Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama (cetakan I, Agustus 2015)
Halaman: vi + 244
ISBN-13: 978-602-031-896-7
Harga: Rp 49.300,- (setelah diskon 15% di Gramedia.com)
Rating: 4 out of 5 ⭐ – Really liked it

Salva — panggilannya Ava — adalah seorang anak perempuan berusia enam tahun. Di ulang tahunnya yang ketiga ia mendapat hadiah kamus dari Kakek Kia. Sejak saat itu Ava gemar membaca kamus. Jika ada kata-kata yang tidak ia ketahui artinya maka ia langsung mencarinya di kamus. Ia pun menjadi anak yang pintar berbahasa Indonesia. Meski suka melantur kemana-mana, Ava selalu berbicara dalam gaya berbahasa yang baik dan benar, yang menurut orang-orang di sekelilingnya, “Kamu masih kecil sudah pintar sekali ya.”

Setelah Kakek Kia meninggal dan memberikan warisan berlimpah untuk Papa, mereka sekeluarga (Papa, Mama, dan Ava) harus pindah ke Rusun Nero, tempat tinggal yang kumuh dan mengerikan. Papa yang memutuskan untuk pindah ke sana. Awalnya Ava tidak suka tinggal di tempat tersebut sampai akhirnya dia bertemu dengan P, seorang anak laki-laki berusia sepuluh tahun dan suka membawa gitar ke mana-mana.

Lanjutkan membaca “#58 – Di Tanah Lada”

#57 – Rumah Kaca

Judul: Rumah Kaca
Penulis: Pramoedya Ananta Toer
Penerbit: Lentera Dipantara (Cetakan keenam, Desember 2007)
Halaman: xii + 646
ISBN-13: 978-979-97312-6-5
Harga: Lupa. Beli buku ini di tahun 2008.
Rating: 4/5 – Really liked it

Minke sudah dibuang ke pengasingan di Maluku. Kebebasannya direnggut. Kekuatannya dipadamkan. Gubermen mengambil langkah tersebut karena khawatir akan sepak terjang Minke yang dianggap sudah meresahkan. Minke dianggap dapat memprovokasi rakyat untuk melakukan perlawanan. Oleh karena itu, tindakan pengasingan harus diambil. Dan orang di balik pengambilan keputusan itu adalah Jacques Pangemanann, seorang Pribumi asli yang diangkat anak oleh pasangan suami-istri Perancis dan mendapatkan pendidikan di negeri tersebut.

Lanjutkan membaca “#57 – Rumah Kaca”

#56 – Of Mice and Men

Judul: Of Mice and Men
Penulis: John Steinbeck
Penerjemah: Shita Athiya
Penerbit: Liris (Cetakan I, 2013)
Halaman: vii + 187
ISBN-13: 978-602-1526-14-9
Harga: Gratis. Dari toko buku online alikascorner.
Rating: 5/5 – It was amazing!

Kisah ini bercerita tentang dua orang sahabat yang bertolak belakang baik dari segi fisik dan kepribadian, yaitu George dan Lennie. George bertubuh kecil dan bergerak sigap, bermuka gelap, dengan mata gelisah dan menatap tajam, berperawakan kuat. Sementara Lennie berbadan besar, bentuk wajah tak jelas, dengan mata yang besar dan pucat, serta pundak lebar dan melengkung.

Lanjutkan membaca “#56 – Of Mice and Men”

#55 – Jejak Langkah

Judul: Jejak Langkah
Penulis: Pramoedya Ananta Toer
Penerbit: Lentera Dipantara (Cetakan keenam, Desember 2007)
Halaman: xii + 724
ISBN-13: 978-979-973-125-8
Harga: Lupa. Beli buku ini di tahun 2008.
Rating: 5/5 – It was amazing! 

Minke menapakkan kakinya di Betawi. Dia akan melanjutkan sekolahnya di STOVIA. Dia akan menjadi dokter. Meski sudah ketinggalan pelajaran beberapa lamanya, Minke bertekad untuk mengejar. Dengan otak encernya tentu saja Minke bisa mengejar ketertinggalan.

Dalam masa sibuk belajar di STOVIA, Minke bertemu dengan Ang San Mei — mantan tunangan Khow Ah Sie. Sosok perempuan Tionghoa ini membuat Minke terkagum-kagum. Tidak hanya cantik fisiknya, prinsipnya yang teguh membela bangsanya membuat kecantikannya semakin terpancar.

Lanjutkan membaca “#55 – Jejak Langkah”

#54 – Anak Semua Bangsa

Judul: Anak Semua Bangsa
Penulis: Pramoedya Ananta Toer
Penerbit: Lentera Dipantara (Cetakan 10, April 2008)
Halaman: xi + 539
ISBN-13: 978-979-97312-4-0
Harga: Lupa. Beli buku ini di tahun 2008.
Rating: 4/5 – Really liked it

Kepergian Annelies yang dijemput paksa oleh pengadilan membuat Minke hancur. Dia merasa sudah tidak ada semangat lagi. Hidup dijalaninya tanpa gairah.

Annelies telah berlayar. Kepergiannya laksana cangkokan muda direnggut dari batang induk. Perpisahan ini jadi titik batas dalam hidupku: selesai sudah masa-muda. (hal. 1)

Lanjutkan membaca “#54 – Anak Semua Bangsa”