#1 – Good Omens

Good Omens

Judul: Good Omens: The Nice and Accurate Prophecies of Agnes Nutter, Witch
Penulis: Neil Gaiman dan Terry Pratchett

Alkisah dunia akan kiamat. Hari akhir akan segera tiba. Dunia ada di tangan bayi laki-laki yang lahir ke dunia, Anti-Christ, yang menentukan apakah dunia kiamat atau tidak.

Si malaikat Aziraphale dan si iblis Crowley bekerja sama mengawasi  Anti-Christ. Sampai saatnya tiba nanti Anti-Christ akan menentukan nasib dunia. Mereka meyakini bahwa manusia bisa berubah. Mereka percaya jika Anti-Christ di jalan yang “benar”, maka dunia akan selamat. Dunia tidak akan mengalami kekacauan. Kecintaan Aziraphale dan Crowley terhadap manusia lah yang membuat mereka membangkang dari tugas mereka yang seharusnya.

Namun sayang, Aziraphale dan Crowley mengawasi anak yang salah. Warlock, nama anak yang mereka kira adalah Anti-Christ, ternyata hanyalah anak laki-laki biasa. Seharusnya yang mereka awasi adalah Adam Young.

Young sendiri di usianya yang sebelas tahun tidak menyadari bahwa dia punya kekuatan. Ketika dia sedang mengobrol bersama komplotan kecilnya, apa yang dia ucapkan menjadi kenyataan. Dia ingin Bumi penuh dengan pepohonan, maka tumbuhlah pepohonan. Dia ingin orang Tibet menggali terowongan dan ada di tempat mereka, maka datanglah orang Tibet. Dia ingin ada makhluk UFO datang, maka datanglah UFO. Dan seterusnya.

Saya tadinya mengira Young yang egois dengan “idealisme”-nya, tanpa disadarinya akan menghancurkan dunia. Dia akan menciptakan peperangan antara kebaikan dan kejahatan, antara surga dan neraka. Karena berdasarkan ramalan Anti-Christ akan lahir dan dunia akan kiamat. Ternyata perkiraan saya salah. Adam Young tidak bertindak dengan apa yang sudah digariskan kepadanya.

Terlepas dari ceritanya yang lucu, konyolnya Aziraphale dan Crowley, saya berpendapat buku ini (mungkin) berbicara soal determinisme dan free will. Adam Young yang sudah digariskan sebagai Anti-Christ, yang harus menciptakan kekacauan, menciptakan perang antara Surga dan Neraka, yang harusnya membuat dunia berakhir, malah lebih memilih dunia yang damai. Si iblis Crowley yang seharusnya jahat, merayu manusia agar selalu berbuat jahat, malah menyukai manusia dan ingin hidup damai di bumi, dan juga dia berteman dengan si malaikat Aziraphale. Aziraphale bahkan bilang bahwa dia merasa Crowley di dalam hatinya setidaknya memiliki sedikit kebaikan.

Kita sebagai manusia punya kecenderungan yang sama besar untuk menjadi baik atau jahat. Semuanya tergantung pada pilihan kita untuk menjadi salah satu diantaranya.

Skala 1 – 5, saya beri nilai 4 untuk Good Omens: The Nice and Accurate Prophecies of Agnes Nutter, Witch.

*tulisan ini saya muat juga di blog saya satunya.

Daftar Buku September 2010

Buku yang saya baca selama bulan September kemarin tidak sebanyak bulan sebelumnya. Hanya sepuluh buku. Penyebabnya dikarenakan rasa malas yang mendera dan juga saya sedang mengerjakan skripsi, jadi yang harus banyak dibaca adalah jurnal-jurnal dan buku-buku terkait skripsi saya.

So, here is the list of books that I have read last month:

1. The Godfather – Mario Puzo

2. Smoke and Mirrors – Neil Gaiman

3. Chocolat – Joanne Harris

4. Darren Shan #5: Ujian Maut – Darren Shan

5. Darren Shan #6: Pangeran Vampir – Darren Shan

6. Darren Shan #7: Pemburu Petang – Darren Shan

7. Darren Shan #8: Sekutu Malam – Darren Shan

8. Darren Shan #9: Pembunuh Fajar – Darren Shan

9. Maya: Misteri Dunia dan Cinta – Jostein Gaarder

10. Kapten March – Geraldine Brooks

My First Online Shopping

It occurs to me that online shop is flourishing. When I surf on internet, I find there are so many online shops scattering. Especially when I log in to my Facebook account. In my home news feed, I happen to see there must be one or two of my friends are tagged in online shops’ photo album.

To be honest, I never shop online before. I guess I was afraid that a store might cheat me. I heard customers’ dissatisfaction by saying that they had paid their bill, but products they had ordered were never sent to them. Or they were sent broken products and when they complained the store didn’t want to take responsibility.

But, two days ago I shopped on internet for the very first time. I shopped on Kutukutubuku.com to buy Darren Shan Box Set Collection 2 and 3. Since I have bought Darren Shan Box Set Collection 1, I feel oblige to collect all Darren Shan’s books. I’ve searched these books to any bookstores I know but I didn’t find any, so when I browsed the books on Kutukutubuku and found them, without any second thought I ordered them.

For these two box set collections, I have to pay Rp 171.700,- (this price is after discount) and because I wanted the books were sent to my house in Bandar Lampung, so there is a shipping fee Rp 26.000,- for 2kg weight. The total was Rp 197.700,-. So, I paid the amount via ATM and afterwards I confirmed the payment to Kutukutubuku.

What I like from the store was they were processing my order so fast, albeit in their blog they said they were on holidays and all orders that were made after September 2, 2010 would be processed on September 14, 2010. In fact, they directly processed my order by the time they got it.

After they received my e-mail confirmation, they sent my books yesterday. And today, I have received the books! It only took two days for shopping at Kutukutubuku. I guess the credit supposed to be given also to the shipping company which send the books. It sent my Darren Shan’s to my home safely, smoothly, and fast. 😀

And, you know what? Now, I’m tempted to buy another books via online. *compulsive buying detected* 😀

Menulis Riviu ala Kimi

Kalau dalam beberapa pos sebelumnya saya bilang saya sering kali ngaku-ngaku hobi baca, sekarang saya mau bilang kalau saya suka menulis. Setidaknya, saya mengakunya sih begitu. Yah, minimal menulis riviu buku deh. 😆

Bagi yang terbiasa pasti setelah membaca buku langsung menulis riviu-nya di blognya. Belakangan ini saya lumayan rajin menulis riviu buku yang saya baca. Riviu itu biasanya saya posting di Goodreads atau Grup Cacing Buku di Facebook. Informasi gak penting, creator Cacing Buku ini saya lho. 😆

Balik ke awal.

Jujur saja, menulis riviu tidak mudah bagi saya (well, menulis pun sebenarnya tidak pernah mudah bagi saya). Tapi kalau membaca riviu-riviu di koran atau majalah kok rasanya bagus-bagus ya riviunya?  Saya pun iri. Ingin rasanya bisa menulis riviu sebagus di koran atau majalah. Sayangnya, saya tidak tahu ajaran pasti bagaimana menulis riviu yang baik dan benar. Alhasil, saya pun menulis sekenanya saja, semaunya saya.

Tapi setidaknya dalam menulis riviu saya memiliki standar penulisan sendiri. Pertama, informasi tentang buku yang diriviu. Informasi itu mencakup: judul, pengarang, penerbit, tebal halaman, dan harga buku. Kedua, plot cerita. Singkat saja, tidak usah panjang. Kalau terlalu panjang, malah nanti saya dihajar pembaca karena dianggap spoiler. Ketiga, nilai-nilai apa saja yang coba dibahas dalam buku tersebut atau setidaknya menurut saya nilai apa saja yang saya dapatkan dari buku tersebut. Keempat, kritik atau pujian terhadap buku. Ini sih opsi saja. Saya mah tidak kompeten kalau mau mengkritik buku. Ilmu saya masih cetek. Pun kalau mau memuji paling saya hanya mengatakan bukunya bagus dan saya suka. 😀

Nah, itu standar menulis riviu bagi saya. Bagaimana dengan kalian? Boleh lho berbagi disini. Siapa tahu ilmu saya bertambah dan tulisan saya pun semakin baik.

Daftar Buku Agustus 2010

Sebelumnya saya sudah pernah bilang kan kalau saya suka membaca? Biasanya sih saya hanya mengaku-ngaku saja. Maksudnya, saya bilang saya suka membaca tapi jarang baca buku. 😀

Tapi, sejak saya gabung di Goodreads, saya mulai beneran rajin membaca. Tidak hanya sekedar omong, lho… Buktinya bulan Agustus kemarin saya bisa baca 15 buku. Well, ini sih sebenarnya karena saya lagi gak banyak kerjaan aja makanya ada banyak waktu luang untuk baca. 😆

So, ini daftar judul buku yang saya baca selama satu bulan kemarin:

1. Cecilia dan Malaikat Ariel – Jostein Gaarder

2. Jalan Bandungan – Nh. Dini

3. Misteri Soliter – Jostein Gaarder

4. My Sister’s Keeper – Jodi Picoult

5. To Kill A Mocking Bird – Harper Lee

6. Nyai Dasima – SM. Ardan

7. Pada Sebuah Kapal – Nh. Dini

8. Yotsube &! Vol. 9 – Kiyohiko Azuma

9. City of Ember – Jeanne DuPrau

10. Fight Club – Chuck Palahniuk

11. Stardust – Neil Gaiman

12. American Gods – Neil Gaiman

13. Forever Rich – Hazeline Ayoeb

14. Anansi Boys – Neil Gaiman

15. Coraline – Neil Gaiman

Kalau kamu, buku apa saja yang sudah kamu baca di bulan Agustus kemarin?

* link yang saya berikan itu link ke Goodreads ya.

** saya tidak menuliskan riviu masing-masing buku, soalnya saya sudah menulisnya di Goodreads. Malas aja kalau saya harus menulis ulang disini. :mrgreen:

*** ini akun Goodreads saya. Kalau berminat, monggo lho di-add sebagai teman. 😀