#113 – Malice: Catatan Pembunuh Sang Novelis

54479204._sx318_

Judul: Malice: Catatan Pembunuh Sang Novelis
Penulis: Keigo Higashino
Penerjemah: Faira Ammadea
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama (cetakan I, 2020)
Halaman: 304
ISBN Digital: 978-602-06-3933-8
Rating: 5 dari 5 ⭐ – it was amazing

Sinopsis

Novelis laris Hidaka Kunihiko ditemukan tewas di rumahnya pada malam sebelum ia meninggalkan Jepang untuk pindah ke Kanada. Tubuhnya ditemukan di ruang kerjanya yang terkunci di rumahnya yang juga terkunci oleh istri dan sahabatnya. Keduanya punya alibi kuat. Mungkin.

Detektif Kaga Kyoichiro yang menyelidiki kasus pembunuhan tersebut menemukan bahwa hubungan Hidaka dengan sang sahabat, Nonoguchi Osamu, tidak seperti yang diceritakan oleh Nonoguchi. Tapi pertanyaan yang paling mengusik Kaga bukanlah siapa atau bagaimana, melainkan kenapa. Dari situlah sang detektif dan sang pembunuh bertarung membeberkan kebenaran tentang masa lalu dan masa kini versi masing-masing. Dan jika Kaga gagal menguak motif sang pembunuh yang sebenarnya, kebenaran takkan terungkap seutuhnya.

(lebih…)

#112 – Keajaiban Toko Kelontong Namiya

55851836._sx318_

Judul: Keajaiban Toko Kelontong Namiya 
Penulis: Keigo Higashino
Penerjemah: Faira Ammadea
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama (cetakan I, 2020)
Halaman: 400
ISBN Digital: 978-602-06-4828-6
Rating: 4 dari 5 ⭐ – really liked it

Sinopsis

Ketika tiga pemuda berandal bersembunyi di toko kelontong tak berpenghuni setelah melakukan pencurian, sepucuk surat misterius mendadak diselipkan ke dalam toko melalui lubang surat.

Surat yang berisi permintaan saran. Sungguh aneh.

Namun, surat aneh itu ternyata membawa mereka dalam petualangan melintasi waktu, menggantikan peran kakek pemilik toko kelontong yang menghabiskan tahun-tahun terakhirnya memberikan nasihat tulus kepada orang-orang yang meminta bantuan.

Hanya untuk satu malam.

Dan saat fajar menjelang, hidup ketiga sahabat itu tidak akan pernah sama lagi.

(lebih…)

#111 – Kesetiaan Mr. X

31142330._sx318_

Judul: Kesetiaan Mr. X
Penulis: Keigo Higashino
Penerjemah: Faira Ammadea
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama (cetakan I, 25 Juli 2016)
Halaman: 320
ISBN: 978-602-03-3052-5
Rating: 5 dari 5 ⭐ – it was amazing

Sinopsis

Ketika si mantan suami muncul lagi untuk memeras Yasuko Hanaoka dan putrinya, keadaan menjadi tak terkendali, hingga si mantan suami terbujur kaku di lantai apartemen. Yasuko berniat menghubungi polisi, tetapi mengurungkan niatnya ketika Ishigami, tetangganya, menawarkan bantuan untuk menyembunyikan mayat itu.

Saat mayat tersebut ditemukan, penyidikan Detektif Kusanagi mengarah kepada Yasuko. Namun sekuat apa pun insting detektifnya, alibi wanita itu sulit sekali dipatahkan. Kusanagi berkonsultasi dengan sahabatnya, Dr. Manabu Yukawa sang Profesor Galileo, yang ternyata teman kuliah Ishigami.

Diselingi nostalgia masa-masa kuliah, Yukawa sang pakar fisika beradu kecerdasan dengan Ishigami, sang genius matematika. Ishigami berjuang melindungi Yasuko dengan berusaha mengakali dan memperdaya Yukawa, yang baru kali ini menemukan lawan paling cerdas dan bertekad baja. 

(lebih…)

#107 – peREmpuan

30071874

Judul: peREmpuan
Penulis: Maman Suherman
Penerbit: Kepustakaan Populer Gramedia (cetakan I, Mei 2016)
Halaman: vi + 189
ISBN: 978-602-6208-32-3
Harga: Tersedia di Gramedia Digital Premium
Rating: 3 dari 5 ⭐ – liked it

peREmpuan merupakan sekuel dari Re: yang sudah pernah saya tulis resensinya di sini. Kali ini cerita utamanya seputaran Melur, anak Re:, yang berusaha mencari tahu siapa ibu kandungnya sebenarnya. Ia bertanya langsung ke Herman. Mulanya Herman mengelak untuk menjawab, tetapi pada akhirnya Herman menceritakan kepada Melur siapa sesungguhnya Re: itu.

Melur, yang sudah dianggap sebagai anak sendiri oleh Herman, tanpa sepengetahuan Herman pergi sendiri mencari tahu tentang ibunya hingga ke Bandung. Melur bahkan sampai tahu siapa nama asli Re:, sesuatu hal yang oleh Herman sendiri tidak diketahui. Nama asli Re: indah sekali, yaitu Rabi’ah Aldawiyah. Karena Re: merasa namanya terlalu berat untuknya, jadi ia mencari nama lain maka jadilah ia dipanggil Re: atau Rere.

(lebih…)

#105 – Re:

Cover Novel Re

Judul: Re: (Re: #1)
Penulis: Maman Suherman
Penerbit: Kepustakaan Populer Gramedia (cetakan III, April 2016)
Halaman: vi + 160
ISBN13: 978-602-6208-31-6
Harga: Tersedia di Gramedia Digital Premium
Rating: 5 dari 5 ⭐ – it was amazing

Saya tahu novel Re: setelah menonton video Kang Maman yang menceritakan kisah nyata di balik novel ini. Video berdurasi 16 menit tersebut saya tonton sampai habis. Selama menonton saya tidak kuasa menahan sedih dan pedih. Hati ini ikut terasa hancur setelah mendengarkan cerita dari Kang Maman. Video yang saya maksud adalah video berikut ini:

(lebih…)

#103 – Rumah Bambu

Judul: Rumah Bambu
Penulis: Y. B. Mangunwijaya
Penerbit: Kepustakaan Populer Gramedia (cetakan VII, Maret 2020)
Halaman: xii + 201
ISBN-13: 978-602-481-345-1
Rating: 2 dari 5 ⭐ – it was okay

Rumah Bambu adalah sebuah kumpulan cerpen dari Romo Mangun yang berisi dua puluh cerita pendek. Ini adalah buku kumpulan cerpen pertama yang ditulis Romo Mangun dan terakhir kali diterbitkan.

Dari sampul belakang buku ini kita mengetahui hampir semua cerita dari buku ini bertemakan peristiwa-peristiwa yang kelihatannya sederhana, sepele, dan remeh.

Dari kata pengantarnya, saya jadi sedikit tahu kepribadian dari Romo Mangun. Digambarkan bahwa beliau sehari-hari adalah pribadi yang membingungkan. 

Lembut, terbuka, tapi sering juga keras, bahkan otoriter. Tegar, perkasa, tapi juga sangat sensitif. Sederhana sekaligus kompleks, bahkan rumit. Hangat, humoris, sekaligus sinis. Toleran, tapi juga mudah berang. Serba kritis, tapi juga menunjukkan sifatnya yang antikritik. Mudah terenyuh dan terharu pada penderitaan orang lain dan mudah tersentak oleh setiap bentuk penindasan, tetapi sikapnya sendiri tidak jarang membuat orang lain tersiksa dan menderita. (hal. ix)

Dari kata pengantarnya pula saya tahu bahwa proses pengumpulan cerpen Rumah Bambu tidak mudah. Para penyunting mengumpulkan, mengetik ulang, dan menyunting cerpen-cerpen ini berdasarkan berkas-berkas yang sempat terdokumentasi di rumah Romo di Kuwera. Kondisi naskah yang sebagian parah: ruwet, penuh koreksi, dan tidak terbaca.

Bersyukurlah mereka berhasil mengumpulkan dua puluh cerpen Romo Mangun sehingga kita bisa membacanya sekarang. Oh iya, dari dua puluh cerpen tersebut, hanya tiga cerpen yang pernah dimuat di media massa. 

Berikut adalah ringkasan ceritanya.

(lebih…)

#102 – The Last Guardian

Judul: The Last Guardian (Artemis Fowl #8)
Penulis: Eoin Colfer
Penerbit: Hyperion Books (2012)
Halaman: 328
Rating: 5 dari 5 ⭐ – it was amazing

 Artemis Fowl II terkena penyakit The Atlantis Complex dan dia sudah enam bulan mengikuti terapi dengan Dr. Jerbal Argon. Hari ini adalah sesi terakhir Fowl dengan Dr. Argon. Fowl sudah sembuh dan sudah kembali ke dirinya yang semula. 

Seharusnya setelah terapi, Fowl akan pulang ke rumahnya, bersama Butler, pengawal pribadinya yang setia. Namun, rencana itu harus ditunda karena Opal Koboi datang kembali. Kali ini Koboi datang dengan sebuah rencana jahat yang matang. Rencananya jika berhasil akan memusnahkan kehidupan manusia, menghancurkan dunia peri, dan menasbihkan dirinya sebagai ratu. Obsesinya untuk menjadi ratu tidak pernah hilang.

Koboi akan melibatkan roh para prajurit yang sudah lama gugur. Para roh ini bisa merasuki tubuh siapapun dan apapun yang ada di sekitarnya, termasuk tubuh dari adik kembar Artemis, yaitu Myles dan Beckett Fowl. 

Artemis harus bergerak cepat untuk menyelamatkan adik kembarnya dan menyelamatkan dunia dari kehancuran. Bisakah Artemis, bersama-sama dengan Captain Holly Short, Butler, dan Mulch Diggums, kembali menghentikan Opal Koboi atau kali ini Artemis gagal?

(lebih…)

#101 – The Atlantis Complex

Judul: The Atlantis Complex (Artemis Fowl #7)
Penulis: Eoin Colfer
Penerbit: Hyperion Books (2010)
Halaman: 357
Rating: 2 dari 5 ⭐ – it was okay

Di sebuah ice cap di Islandia, Vatnajökull, Artemis Fowl II mengadakan pertemuan dengan Captain Holly Short, Foaly, dan Wing Commander Vinyáya. Fowl ingin mendiskusikan rencana besarnya untuk menyelamatkan dunia. 

Namun, ada yang berbeda dari Fowl. Dia berbicara lebih lambat dan berima dan terobsesi dengan angka. Melihat perilaku Fowl yang tidak biasa ini membuat Holly dan Foaly curiga jangan-jangan Fowl mengidap The Atlantis Complex, sebuah penyakit psikologis di dunia peri dengan ciri-ciri obsessive compulsive disorder (OCD), paranoid, dan dissociative identity disorder (DID).

Selagi mereka sedang berkumpul mendiskusikan rencana penyelamatan dunia, di bawah tanah, seorang penjahat, Turnball Root, sedang menyusun plot jahat untuk balas dendam pada LEP. Dia akan kabur dari penjara dan akan menculik warlock, No. 1. 

Holly dan Foaly membutuhkan rencana brilian dari Fowl untuk menggagalkan rencana Root. Sayangnya, The Atlantis Complex sangat mengganggu kondisi jiwa Fowl. Dia bahkan sama sekali berubah. Fowl bukan seperti Fowl biasanya. Misi untuk menggagalkan Root akan menjadi tidak mudah.

(lebih…)

#100 – The Time Paradox

Judul: The Time Paradox (Artemis Fowl #6)
Penulis: Eoin Colfer
Penerbit: Hyperion Books (2008)
Halaman: 391
Rating: 3 dari 5 ⭐ – liked it

Angeline Fowl, ibu dari Artemis Fowl II, sedang sakit. Sakitnya misterius. Kondisinya semakin parah hanya dalam hitungan hari. Ternyata Angeline terkena Spelltropy, sebuah penyakit peri yang menular dari penggunaan sihir. Spelltropy sempat menjadi wabah di dunia peri sebelum akhirnya berhasil ditemukan obatnya dan sekarang dunia peri dinyatakan bebas dari Spelltropy.

Fowl meminta Holly untuk menyembuhkan ibunya. Sayangnya, satu-satunya obat yang dapat menyembuhkan Angeline adalah cairan dari otak lemur, sementara lemur sendiri sudah punah hampir delapan tahun yang lalu.

Fowl menjadi lesu. Dia tahu lemur sudah punah karena dia turut andil dalam punahnya lemur. Secara tidak langsung Fowl membunuh lemur terakhir yang ada di Bumi. Usianya masih 10 tahun kala itu. Dia masih menjadi Artemis Fowl II yang cerdik, licik, dan egois.

Fowl menyadari satu hal. Untuk bisa menyelamatkan ibunya, dia harus kembali ke masa lalu, tepatnya ke waktu Fowl kecil akan menjual lemur terakhir tersebut seharga lima puluh ribu euro ke Damon Kronski, pemimpin dari organisasi nyeleneh, Extinctionists. Fowl tahu misi kali ini tidak akan mudah karena musuh yang dihadapinya adalah dirinya sendiri.

(lebih…)

#99 – The Lost Colony

Judul: The Lost Colony (Artemis Fowl #5)
Penulis: Eoin Colfer
Penerbit: Hyperion Books (2006)
Halaman: 385
Rating: 3 dari 5 ⭐ – liked it

Sepuluh ribu tahun yang lalu, terjadi pertempuran di sebuah pulau ajaib di Irlandia antara manusia dan peri. Manusia menang dan menguasai pulau tersebut. Menyadari kekalahannya, para peri pun memutuskan untuk membuat peradabannya sendiri jauh di pusat Bumi. Mereka tidak akan terlihat lagi oleh manusia. Mereka tidak ingin diganggu oleh manusia.

Namun, ada satu kelompok dari jenis peri yang menolak keputusan tersebut. Kelompok tersebut adalah demonsDemons sendiri adalah salah satu ras dari peri. Ras lainnya ada elves, dwarves, goblins, gnomes, pixies, sprites, dan gremlins

Demons menggunakan kekuatannya untuk memindahkan Hybras, pulau kecil mereka. Mereka berencana untuk bersembunyi sambil mengumpulkan kekuatan sampai nanti mereka sudah cukup kuat untuk kembali bertarung dan mengalahkan manusia. Sayangnya, sihir yang dipakai untuk bersembunyi malah membuat mereka terlempar ke Limbo, yaitu sebuah tempat antah berantah, di mana konsep waktu dan tempat menjadi tidak berlaku.

(lebih…)