Rekap Tahun 2017

Halo! Kita sudah berada di hari terakhir di tahun 2017. Dalam beberapa belas jam ke depan (saya mengetik postingan ini pada pukul 11 AM) kita akan memasuki tahun 2018.

Jadi, bagaimana dengan target membaca kalian di tahun ini? Apakah tercapai targetnya? Kalau saya Alhamdulillah melampaui target. Dari target 50 buku di tahun ini saya berhasil membaca 56 buku.

Biasanya saya bikin rekap buku setiap bulan, tetapi tidak ada salahnya saya merekap kembali buku-buku yang sudah saya baca sepanjang tahun. Sebelumnya saya menulis daftar buku sepanjang tahun ini di blog personal saya. Mulai tahun ini saya memutuskan untuk melanjutkan kebiasaan tahunan itu di blog buku ini saja.

Sekarang mari kita langsung saja cek buku apa saja yang sudah saya baca di tahun 2017.

Continue reading “Rekap Tahun 2017”

Iklan

[Interview] Moer: Membaca adalah Sebuah Keperluan

Setelah satu bulan absen edisi interview datang lagi. Kali ini saya mewawancarai teman saya, Moerjanto Ali, lewat surat elektronik. Nama panggilannya Moer, by the way. Meski saya belum lama kenal dengan beliau, tetapi saya sudah bisa langsung tahu kalau Moer senang membaca. Karena itulah saya tertarik untuk mewawancarai beliau.

Baiklah. Sekarang mari kita langsung saja ke wawancaranya.

Continue reading “[Interview] Moer: Membaca adalah Sebuah Keperluan”

#60 – Frankenstein

Judul: Frankenstein
Penulis: Mary Shelley
Penerbit: Wordsworth Editions
Halaman: xxv + 175
ISBN-13: 978-1-85326-023-0
Harga: Rp 27.000,- (beli di tahun 2010)
Rating: 5 dari 5 ⭐ – it was amazing

Frankenstein dibuka dengan surat dari Robert Walton — seorang penjelajah — untuk adik perempuannya, Margaret Saville. Dalam surat-surat itu Walton menceritakan peristiwa sehari-hari dalam pelayarannya menuju Kutub Utara. Dia menulis pelayarannya tidak akan mudah. Banyak rintangan sudah pasti akan menghadang. Dia bahkan tidak tahu apakah dia akan bisa kembali ke Inggris atau tidak.

Di salah satu suratnya dia menceritakan pertemuannya dengan Victor Frankenstein. Kondisinya yang lemah membuat Walton iba dan menaruh perhatian lebih.

Continue reading “#60 – Frankenstein”

Rekap Oktober 2017

Karena reading challenge Goodreads saya sudah selesai sekarang saya jadi lebih santai. Membaca tidak terburu-buru karena tidak ada setoran yang mesti dikejar. Saking santainya, saya keseringan meninggalkan bacaan saya. Baru selesai baca satu bab, terus saya tinggal berhari-hari. Entah karena lupa, tergoda baca buku lain, atau keasyikan nonton film dan Game of Thrones.

Alhasil, bulan kemarin saya hanya menamatkan empat buah buku. Lumayan lah ya. Rata-rata satu minggu saya baca satu buku.

Ya sudah. Mari langsung saja ke daftar buku yang saya baca di bulan Oktober 2017:

Continue reading “Rekap Oktober 2017”

#59 – The Magic of Reality

Title: The Magic of Reality
Author: Richard Dawkins
Publisher: Black Swan (published 2012)
Pages: 267
ISBN-13: 978-0-552-77890-9
Price: IDR 90.000,-
Rating: 5 out of 5 ⭐  – it was amazing!

You must have raised your eyebrows when you find out that a man named Richard Dawkins writes about magic. Please, you don’t need to be confused. Dawkins doesn’t believe in magic. In fact, he doesn’t believe in God. What he meant by magic here in his book title was poetic magic.

Continue reading “#59 – The Magic of Reality”

[Interview] Desti: Selamat bersenang-senang!

Edisi interview kali ini saya akan mewawancarai Desti Utami, teman saya yang sudah pasti hobi membaca. Desti ini termasuk teman online saya yang lumayan awet juga. Pertama kenal dulu waktu masih sama-sama kuliah S1. Sekarang Desti sedang kuliah master, sementara saya masih begini-begini saja. Huft.

Baiklah. Yuk, kita langsung saja ke wawancaranya. Selamat menikmati!

Continue reading “[Interview] Desti: Selamat bersenang-senang!”

Rekap September 2017

Tantangan membaca Goodreads saya sudah selesai. Hore! Tetapi, bukan berarti mentang-mentang tantangan selesai lantas saya berhenti membaca sampai selesai akhir tahun ini. Tentu saja tidak. Selama saya ada waktu dan mood, saya akan tetap lanjut membaca kok. Karena bukankah membaca bisa mengubah peradaban seperti yang pernah Mbak Anggi bilang dulu?

Oke, cukup dengan preambule-nya. Mari kita langsung saja ke daftar buku yang saya baca di bulan September kemarin. Ini dia buku-bukunya:

Continue reading “Rekap September 2017”

#58 – Di Tanah Lada

Judul: Di Tanah Lada
Penulis: Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama (cetakan I, Agustus 2015)
Halaman: vi + 244
ISBN-13: 978-602-031-896-7
Harga: Rp 49.300,- (setelah diskon 15% di Gramedia.com)
Rating: 4 out of 5 ⭐ – Really liked it

Salva — panggilannya Ava — adalah seorang anak perempuan berusia enam tahun. Di ulang tahunnya yang ketiga ia mendapat hadiah kamus dari Kakek Kia. Sejak saat itu Ava gemar membaca kamus. Jika ada kata-kata yang tidak ia ketahui artinya maka ia langsung mencarinya di kamus. Ia pun menjadi anak yang pintar berbahasa Indonesia. Meski suka melantur kemana-mana, Ava selalu berbicara dalam gaya berbahasa yang baik dan benar, yang menurut orang-orang di sekelilingnya, “Kamu masih kecil sudah pintar sekali ya.”

Setelah Kakek Kia meninggal dan memberikan warisan berlimpah untuk Papa, mereka sekeluarga (Papa, Mama, dan Ava) harus pindah ke Rusun Nero, tempat tinggal yang kumuh dan mengerikan. Papa yang memutuskan untuk pindah ke sana. Awalnya Ava tidak suka tinggal di tempat tersebut sampai akhirnya dia bertemu dengan P, seorang anak laki-laki berusia sepuluh tahun dan suka membawa gitar ke mana-mana.

Continue reading “#58 – Di Tanah Lada”

Rekap Mei 2017

Di bulan Mei kemarin saya membaca lima judul buku. Saya memang agak santai di bulan kemarin. Tidak mau tergesa-gesa dan memang ingin lebih menikmati kehidupan. Halah, nggaya beudh. Yah intinya mah demikian lah.

Langsung saja ya. Berikut lima buku yang saya baca:

1. Jejak Langkah – Pramoedya Ananta Toer

Buku ketiga dari Tetralogi Buru memasuki babak di mana Minke mulai berorganisasi melakukan perlawanan dan berjuang untuk rakyat melalui penanya. Resensi lengkapnya bisa teman-teman baca di sini.

Rating: 5/5 – It was amazing!

Continue reading “Rekap Mei 2017”

#57 – Rumah Kaca

Judul: Rumah Kaca
Penulis: Pramoedya Ananta Toer
Penerbit: Lentera Dipantara (Cetakan keenam, Desember 2007)
Halaman: xii + 646
ISBN-13: 978-979-97312-6-5
Harga: Lupa. Beli buku ini di tahun 2008.
Rating: 4/5 – Really liked it

Minke sudah dibuang ke pengasingan di Maluku. Kebebasannya direnggut. Kekuatannya dipadamkan. Gubermen mengambil langkah tersebut karena khawatir akan sepak terjang Minke yang dianggap sudah meresahkan. Minke dianggap dapat memprovokasi rakyat untuk melakukan perlawanan. Oleh karena itu, tindakan pengasingan harus diambil. Dan orang di balik pengambilan keputusan itu adalah Jacques Pangemanann, seorang Pribumi asli yang diangkat anak oleh pasangan suami-istri Perancis dan mendapatkan pendidikan di negeri tersebut.

Continue reading “#57 – Rumah Kaca”