#91 – Blood of Elves

Judul: Blood of Elves
Penulis: Andrzej Sapkowski
Penerjemah: Danusia Stok
Penerbit: Orbit (Mei 2009)
Halaman: 420
ISBN: 978-0-316-0371-4
Rating: 3 dari 5 ⭐ – liked it

Dandelion, penyair terkenal kita, semakin terkenal saja. Syair-syairnya terasa nyata dan memang berdasarkan kisah nyata, yaitu dari kisah Geralt of Rivia. Dari syairnya tersebut, orang-orang jadi berasumsi Ciri selamat atau tidak. Ada yang ngotot dia hidup karena diselamatkan oleh Geralt, ada yang keukeuh yakin bahwa dia sudah tewas karena ada saksi matanya. Gara-gara syairnya tersebut Dandelion nyaris kehilangan nyawanya disiksa oleh Rience, penyihir jahat yang dicurigai dari Nilfgaard.

Kalau ketiga buku sebelumnya — The Last WishSword of Destiny, dan Season of Storms — merupakan kumpulan cerpen, maka Blood of Elves adalah sebuah novel dengan cerita satu kesatuan utuh. Kita akan melihat Geralt yang sangat menyayangi dan melindungi Ciri, Ciri berlatih menjadi witcher di Kaer Morhen, kemudian dia melanjutkan pelajarannya di dunia luar biar bisa bersosialisasi, dan nantinya dilatih Yennefer untuk menjadi penyihir.

Lanjutkan membaca “#91 – Blood of Elves”

#89 – Sword of Destiny

Judul: Sword of Destiny (The Witcher #0.75)
Penulis: Andrzej Sapkowski
Penerbit: Orbit (19 Mei 2015)
Halaman: 384
Rating: 3 dari 5 ⭐ – liked it

Sword of Destiny masih berupa kumpulan cerpen tentang Geralt of Rivia. Ada enam cerpen di sini. Di buku ini pula kita bertemu dengan Ciri untuk pertama kalinya.

Saya langsung saja untuk meringkas masing-masing ceritanya ya.

1. The Bounds of Reason

Jika orang-orang pada ingin membunuh naga, maka tidak dengan Geralt. Meski ditawari uang sekalipun, Geralt tetap tidak akan mau membunuh naganya. Geralt memang punya code of conduct-nya sendiri dan dia sangat taat mematuhinya.

Mengetahui pandangan Geralt terhadap naga membuat Borch alias Three Jackdaws mengajak Geralt untuk melihat naga. Tujuan Borch murni hanya ingin menuntaskan rasa penasarannya. Borch tidak sendirian. Dia ditemani Vea dan Tea. Mereka ini adalah pengawal pribadinya Borch.

Ternyata bukan hanya mereka yang menaruh minat dengan naga. Ada Dandelion, sekelompok dwarves yang dipimpin Yarpen Zigrin, Boholto dan anak buahnya, tentara dari Raja Niedamir, Yennefer, dan lain-lain. Mereka ini ingin membunuh naga untuk kepentingan mereka sendiri. Nantinya Geralt, Borch dan pengawal pribadinya, dan Yennefer bersama-sama bertarung melawan yang lain untuk melindungi naga yang jadi incaran.

Lanjutkan membaca “#89 – Sword of Destiny”

#87 – The Last Wish

Judul: The Last Wish (The Witcher #0.5)
Penulis: Andrzej Sapkowski
Penerbit: Orbit (14 Desember 2008)
Halaman: 360
ISBN: 978-0-326-05508-6
Rating: 3 dari 5 ⭐ – liked it

Setelah selesai baca seri A Song of Ice and Fire dan menuliskan resensi masing-masing buku, saya punya niat untuk membaca seri The Witcher. Niatnya lagi saya akan menulis resensi setiap bukunya. Lumayan kan blog ini jadi rajin update. Seandainya nanti resensi saya asal-asalan dan terkesan malas, mohon dimaklumi ya. 😀

Jadi, The Last Wish adalah buku pertama, yang entah kenapa di Goodreads nomornya ditulis 0.5, dari seri The Witcher. Dia merupakan kumpulan cerpen tentang Geralt of Rivia. 

Lanjutkan membaca “#87 – The Last Wish”