#54 – Anak Semua Bangsa

Judul: Anak Semua Bangsa
Penulis: Pramoedya Ananta Toer
Penerbit: Lentera Dipantara (Cetakan 10, April 2008)
Halaman: xi + 539
ISBN-13: 978-979-97312-4-0
Harga: Lupa. Beli buku ini di tahun 2008.
Rating: 4/5 – Really liked it

Kepergian Annelies yang dijemput paksa oleh pengadilan membuat Minke hancur. Dia merasa sudah tidak ada semangat lagi. Hidup dijalaninya tanpa gairah.

Annelies telah berlayar. Kepergiannya laksana cangkokan muda direnggut dari batang induk. Perpisahan ini jadi titik batas dalam hidupku: selesai sudah masa-muda. (hal. 1)

Lanjutkan membaca “#54 – Anak Semua Bangsa”

[Interview] Kitin: Jangan Berhenti Membaca

Nama lengkapnya Christin Rina Ratri, tapi teman-teman bisa memanggilnya Kitin. Beliau ini salah satu dari sedikit teman baik saya yang saya percaya jiwa dan raga. Kami sudah berteman sejak… 2007? Atau 2008? Alhamdulillah. Semoga pertemanan kami akan terus berlanjut sampai kami tua nanti.

Well, anyway, untuk kali ini saya wawancara Kitin. Setahu saya beliau hobi sekali membaca. Seperti yang saya selalu bilang orang yang hobi membaca biasanya pintar dan wawasannya luas. Kitin pun demikian. Beliau pintar, wawasannya luas, dan berpikiran terbuka. Sekarang beliau sedang menempuh pendidikan S2 di University of Manchester.

Baiklah, mari kita langsung saja wawancaranya. Selamat menikmati!

Lanjutkan membaca “[Interview] Kitin: Jangan Berhenti Membaca”

#53 – Semua Ikan di Langit

Judul: Semua Ikan di Langit
Penulis: Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie
Penerbit: Grasindo (cetakan I, 2017)
Halaman: iv + 259
ISBN-13: 978-602-375-806-7
Harga: Rp. 82.500,- (diskon 10% jika pakai Gramedia Flazz Card)
Rating: 5/5 – It was amazing!

Hari itu Saya bekerja seperti biasa. Karena dia sudah bekerja dengan baik dia mendapat imbalan bisa mandi sepuasnya; membersihkan kutu-kutu dan lalat yang bersantai di tubuhnya. Malam pun datang dan dia berniat untuk beristirahat. Pagi-pagi besok dia sudah harus bekerja. Keliling kota lagi mengantar penumpang.

Lampu sudah dimatikan dan Saya sudah siap untuk bersantai sepanjang malam. Tiba-tiba ada cahaya muncul bergerak mendekatinya. Seekor ikan! Lebih tepatnya ikan julung-julung. Lebih tepatnya lagi ikan julung-julung terbang mendekat ke arahnya.

Lanjutkan membaca “#53 – Semua Ikan di Langit”

#52 – The Wind-Up Bird Chronicle

Judul: The Wind-Up Bird Chronicle 
Penulis: Haruki Murakami
Penerjemah: Jay Rubin
Penerbit: Vintage (Tahun 2011)
Halaman: x + 609
ISBN-13: 978-009-956-298-6
Harga: SGD 15.95
Rating: 5/5 – It was amazing!

Toru Okada, pria berumur 30 tahun, baru saja mengundurkan diri dari pekerjaannya di firma hukum. Dia tidak menikmati pekerjaannya dan ingin rehat sejenak sampai nanti dia siap kembali untuk bekerja. Toru sudah menikah dengan Kumiko. Mereka hidup berdua ditemani seekor kucing yang diberi nama Noboru Wataya, yang sebenarnya nama Noboru Wataya ini adalah nama kakak Kumiko.

Lanjutkan membaca “#52 – The Wind-Up Bird Chronicle”

Rekap Maret 2017

Bulan lalu saya baca sembilan buku (dan ebook). Berikut sembilan buku yang saya baca:

1. Somewhere Only We Know – Alexander Thian

Oke. Mari kita mulai. Sebentar. Saya tarik napas dulu. Tarik napas. Hembuskan. Baiklah. Jadi begini, sejak awal saya tidak ada ekspektasi apapun dengan buku ini. Begitu selesai dibaca, meski saya tidak ada ekspektasi, tetap saja saya merasa… Kecewa. Novel macam apa ini?! Ceritanya kok begini banget? Maksa sekali sih… Penjelasan berulang-ulang semacam “oh, tidak! Dadaku sungguh rata!”, deskripsi Arik yang maha sempurna (too good to be true), dan kisah cinta Kenzo yang kelewatan lebay dramanya. So, sorry, Koh Alex. I don’t like this book.

Rating: 1/5 – I didn’t like it

Lanjutkan membaca “Rekap Maret 2017”

[Interview] Mbak Anggi: Membaca Bisa Mengubah Peradaban

Hai, teman-teman! Untuk kesempatan kali ini saya mewawancarai Mbak Anggi. Pemilik nama lengkap Yenita Anggraini ini senior saya di SD, SMP, dan SMA, yang anehnya kami baru kenal dekat justru setelah kami sama-sama bekerja di lingkungan yang sama. Sewaktu sekolah dulu mah cuma saling lihat saja. Tahu wajah, tapi tidak tahu nama. Ha, ha, ha.

Seperti orang-orang yang sudah saya wawancarai sebelumnya, Mbak Anggi juga hobi membaca. Mbak Anggi juga penulis lho. Cerpennya ada di beberapa antologi. Kerennya lagi beliau juga punya penerbitan sendiri bareng temannya.

Yuk, kita langsung saja ngobrol-ngobrolnya dengan Mbak Anggi. Selamat menikmati!

Lanjutkan membaca “[Interview] Mbak Anggi: Membaca Bisa Mengubah Peradaban”

#51 – A Man Called Ove

Judul: A Man Called Ove
Penulis: Fredrick Backman
Penerjemah: Ingrid Dwijani Nimpoeno
Penerbit: Noura Books
Halaman: 440
ISBN-13: 978-602-385-023-5
Harga: Gratis. Pinjam di iJakarta.
Rating: 5/5

Ove itu laki-laki yang menyebalkan. Pria berusia 59 tahun ini hobinya marah-marah kalau ada hal yang tidak sesuai dengan peraturan. Kalau ada peraturan bilang tidak boleh ada kendaraan di dalam pemukiman, maka dia akan ngamuk kalau ada yang melanggarnya. Dia adalah pria yang sangat menjunjung tinggi moral yang diyakininya.

Ove juga sangat kaku. Dia punya jadwal rutin yang tidak bisa diganggu. Dia bangun tepat pada pukul 6 kurang 15. Lalu, dia inspeksi keliling kompleks. Dia menolak modernisme. Dia tidak suka perubahan.

Lanjutkan membaca “#51 – A Man Called Ove”

#50 – Kaas

kaas-kejuJudul: Kaas
Penulis: Willem Elsschot
Penerjemah: Jugiarie Soegiarto
Editor: Dini Pandia
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama (cetakan I, Mei 2010)
Halaman: 176
ISBN-13: 978-979-22-5767-0
Harga: Gratis. Pemberian Lulu.
Rating: 4/5

Frans Laarmans seorang pegawai kerani (administrasi) biasa. Karirnya mandek dan sepertinya tidak akan bisa berkembang lagi. Sebagai kepala keluarga yang bertanggung jawab, dia ingin punya penghasilan yang banyak untuk meningkatkan taraf hidup keluarganya. Sebuah tawaran menggiurkan pun datang kepadanya. Sebuah posisi sebagai agen penjual keju dengan gaji dan insentif besar yang ditawarkan kepadanya cukup menggoda.

Lanjutkan membaca “#50 – Kaas”

#49 – Jejak Dedari

jejak-dedariJudul: Jejak Dedari
Penulis: Erwin Arnada
Editor: Alit Tisna Palupi
Penerbit: GagasMedia (Cetakan I, 2016)
Halaman: xvi + 324
ISBN-13: 978-979-780-860-0
Harga: Gratis. Hadiah dari GagasMedia.
Rating: 4/5

Sebuah desa di Bali, Desa Beskala, di akhir tahun 1800 didera musibah. Wabah menyebar dan kekeringan menyerang. Akibatnya penduduk desa terkena penyakit. Satu per satu penduduk desa meninggal. Ketakutan menyebar ke seluruh penjuru desa. Mereka yang masih sehat meninggalkan yang sakit. Mereka yang sakit mengutuk saudara-saudaranya yang pergi menelantarkan mereka. Mereka memohon kepada Sang Hyang Widhi untuk membisukan mulut dan menulikan telinga saudara-saudara mereka yang tidak menghiraukan mereka.

Lanjutkan membaca “#49 – Jejak Dedari”

February 2017 Wrap-up

Satu bulan kemarin saya baca sembilan buku. Langsung saja ya. Berikut buku-buku yang saya baca di bulan Februari kemarin:

1. Gandhi the Man – Eknath Easwaran

I feel totally guilty give 2 stars for this book. Bukan salah Gandhi kok ini. Sekali lagi bukan. Siapa yang tidak terpesona dengan karisma beliau? Orang hebat beliau itu dan India patut bersyukur memiliki Gandhi.

Tapi ini masalahnya ada di… Entahlah. Sejak awal membaca saya merasa buku ini tidak mampu menarik saya lebih dalam. Bukunya juga terlalu ringkas. Kurang pas kalau mau dibilang biografi karena isinya kebanyakan pandangan si penulis akan Gandhi. Juga pokok-pokok ajaran Satyagraha sih.

Rating: 2/5

Lanjutkan membaca “February 2017 Wrap-up”